Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana bisa cepat hamil, dan bagaimana cara menjaga jarak kehamilan. Bagaimana bisa punya anak laki-laki atau perempuan.
Biasanya saya akan memulai menanyakan apakah jadwal menstruasinya teratur atau tidak, kalau teratur akan mudah menghitungnya, tapi kalau jadwal mens nya kacau ya... saya sendiri tidak tau harus bagaimana.
Berawal dari pengalaman bagaimana tidak nyamannya mempunyai anak lebih dari 3....*hehe. Namun tidak bisa berbuat banyak ketika alat kontrasepsi mengganggu kehidupan rumah tangga. Bertekad untuk belajar memahami bahasa tubuh, maka saya banyak baca buku (judulnya lupa) dan juga cari info ke mbah Google. Al hasil saya mendapatkan banyak ilmu, salah satunya bagaimana cara menghitung masa subur kita para kaum wanita melalui KB Kalender.
Awalnya merasa pesimis, namun, saya selalu berdoa, semoga pilihan saya kali ini bisa benar-benar terbukti. Saya mulai menggunakan KB Kalender 3 tahun yang lalu, meski kemudian saya masih tetep harus hamil kembali, namun pengalaman meneteksi masa subur saat itu bisa saya jadikan pelajaran.
Memang ketika lepas alat kontrasepsi suntik 3 bulanan, saya mengalami menstruasi yang sangat panjang dan hampir saja mengalami anemia berat. Saya jadi kesulitan menghitung masa subur saya, sehingga kehamilan ke 4 pun terjadi. Setelah melahirkan anak ke 4 saya masih memberanikan diri untuk tidak ber KB hormonal, karena merasa memang tidak cocok. Sehingga mulailah saya belajar kembali bagaimana memahami bahasa tubuh saya, memahami anugrah imu yang diberikan Allah, meski selalu was-was, takut kalau akan hamil lagi.
Dari yang saya baca dan saya teliti sendiri, memang tubuh kita sebenarnya sudah mempunyai sinyal, ketika masa-masa subur itu terjadi.
KB Kalender
Siklus Menstruasinya 7 hari atau normal setiap bulannya selalu mens, dengan jarak hari tertentu, 28,29,30 atau 31 masa yang paling lama
Perhitungannya adalah ketika hari pertama kita menstruasi itu kita anggap sebagai tanggal 1 sampai hari ke 7 atau tanggal 7 ketika mens selesai. Kemudian hari selanjutnya yaitu tanggal 8,9,10 merupakan masa kering, dimana masa ini lendir servik belum bisa terdeteksi. Pada masa ini pasangan suami istri bisa melakukan hubungan dengan aman, meski tanpa pengaman apapun, Dan kemungkinan terjadinya pembuahan kecil sekali.
Kemudian ketika tanggal 11- 17 ini memasuki masa subur namun masa puncak kesuburan terjadi pada tanggal 14, hal ini bisa dikuatkan dengan pengecekan lendir servik yang biasa didapati kaum hawa, ciri launnya, jika lendir ini direntangkan maka akan susah putus, warnanya seperti putih telur.
Pada masa subur ini bagi yang menghendaki kehamilan sangat disarankan melakukan hubungan suami istri, namun bagi yang tidak menghendaki harus puasa seks. Kalau pun memang menghendaki, maka lakukan hubungan dengan pengaman. Biasanya pada masa subur ini gairah seks akan meningkat *.
Pada masa subur ini jika terjadi pembuahan kemungkinan bayi yang akan lahir perempuan, namun ketika pada tanggal 14 atau masa puncaknya, maka bayi yang lahir laki-laki. *teorinya begitu..
Adapun pada tanggal selanjutnya 18 sampai menjelang menstruasi bulan selanjutnya disebut masa kering. Sama seperti pada awal masa kering setelah selesai menstruasi, pada masa ini hubungan yang terjadi tidak akan menghasilkan pembuahan. Jadi aman-aman saja jika melakukan hubungan suami istri tanpa pengaman, tentunya bagi yang tidak menghendaki kehamilan.
Untuk lebih sukses KB sistem ini, para istri sangat membutuhkan dukungan dari suami. Baik yang menghendaki kehamilan maupun yang tidak menghendakinya. Kerjasama keduanya akan menghasilkan kebahagiaan.....
Terlepas bahwa semua itu adalah kehendak Allah, kita sebagai manusia memang wajib berusaha, dan mempelajari ilmu yang sebenarnya sudah diberikan Allah.
Tips menggunakan KB Kalender ini bisa dilakukan, ketika tubuh wanita/istri memang sudah tidak bisa menerima KB hormonal, atau masih selalu was-was atau takut memakai IUD. Mengingat sebenarnya penggunaan KB Hormonal itu pun harus di beri jarak, artinya harus berhenti sejenak, untuk memberi kesempatan tubuh normal kembali. Terlepas dari efek samping KB hormonal, KB Kalender ini bagi saya saat ini adalah yang paling nyaman. Kalaupun toh nanti masih ada momongn lagi, ya,.. pasrah.... Intinya usaha telah dilakukan, selanjutnya kehendak Allah lah yang Maha Kuasa.
Padaakhirnya saya hanya bisa memberikan sedikit info ini kepada pembaca, selanjutnya silahkan bisa dicari info lagi yang lebih mantap. Untuk menentukan pilihan anda.
terimakasih sudah membaca tulisan saya. Kiranya sudi pembaca menginfokan kepada teman, saudara, kerabat atas info ini.
Biasanya saya akan memulai menanyakan apakah jadwal menstruasinya teratur atau tidak, kalau teratur akan mudah menghitungnya, tapi kalau jadwal mens nya kacau ya... saya sendiri tidak tau harus bagaimana.
Berawal dari pengalaman bagaimana tidak nyamannya mempunyai anak lebih dari 3....*hehe. Namun tidak bisa berbuat banyak ketika alat kontrasepsi mengganggu kehidupan rumah tangga. Bertekad untuk belajar memahami bahasa tubuh, maka saya banyak baca buku (judulnya lupa) dan juga cari info ke mbah Google. Al hasil saya mendapatkan banyak ilmu, salah satunya bagaimana cara menghitung masa subur kita para kaum wanita melalui KB Kalender.
Awalnya merasa pesimis, namun, saya selalu berdoa, semoga pilihan saya kali ini bisa benar-benar terbukti. Saya mulai menggunakan KB Kalender 3 tahun yang lalu, meski kemudian saya masih tetep harus hamil kembali, namun pengalaman meneteksi masa subur saat itu bisa saya jadikan pelajaran.
Memang ketika lepas alat kontrasepsi suntik 3 bulanan, saya mengalami menstruasi yang sangat panjang dan hampir saja mengalami anemia berat. Saya jadi kesulitan menghitung masa subur saya, sehingga kehamilan ke 4 pun terjadi. Setelah melahirkan anak ke 4 saya masih memberanikan diri untuk tidak ber KB hormonal, karena merasa memang tidak cocok. Sehingga mulailah saya belajar kembali bagaimana memahami bahasa tubuh saya, memahami anugrah imu yang diberikan Allah, meski selalu was-was, takut kalau akan hamil lagi.
Dari yang saya baca dan saya teliti sendiri, memang tubuh kita sebenarnya sudah mempunyai sinyal, ketika masa-masa subur itu terjadi.
KB Kalender
Siklus Menstruasinya 7 hari atau normal setiap bulannya selalu mens, dengan jarak hari tertentu, 28,29,30 atau 31 masa yang paling lama
Perhitungannya adalah ketika hari pertama kita menstruasi itu kita anggap sebagai tanggal 1 sampai hari ke 7 atau tanggal 7 ketika mens selesai. Kemudian hari selanjutnya yaitu tanggal 8,9,10 merupakan masa kering, dimana masa ini lendir servik belum bisa terdeteksi. Pada masa ini pasangan suami istri bisa melakukan hubungan dengan aman, meski tanpa pengaman apapun, Dan kemungkinan terjadinya pembuahan kecil sekali.
Kemudian ketika tanggal 11- 17 ini memasuki masa subur namun masa puncak kesuburan terjadi pada tanggal 14, hal ini bisa dikuatkan dengan pengecekan lendir servik yang biasa didapati kaum hawa, ciri launnya, jika lendir ini direntangkan maka akan susah putus, warnanya seperti putih telur.
Pada masa subur ini bagi yang menghendaki kehamilan sangat disarankan melakukan hubungan suami istri, namun bagi yang tidak menghendaki harus puasa seks. Kalau pun memang menghendaki, maka lakukan hubungan dengan pengaman. Biasanya pada masa subur ini gairah seks akan meningkat *.
Pada masa subur ini jika terjadi pembuahan kemungkinan bayi yang akan lahir perempuan, namun ketika pada tanggal 14 atau masa puncaknya, maka bayi yang lahir laki-laki. *teorinya begitu..
Adapun pada tanggal selanjutnya 18 sampai menjelang menstruasi bulan selanjutnya disebut masa kering. Sama seperti pada awal masa kering setelah selesai menstruasi, pada masa ini hubungan yang terjadi tidak akan menghasilkan pembuahan. Jadi aman-aman saja jika melakukan hubungan suami istri tanpa pengaman, tentunya bagi yang tidak menghendaki kehamilan.
Untuk lebih sukses KB sistem ini, para istri sangat membutuhkan dukungan dari suami. Baik yang menghendaki kehamilan maupun yang tidak menghendakinya. Kerjasama keduanya akan menghasilkan kebahagiaan.....
Terlepas bahwa semua itu adalah kehendak Allah, kita sebagai manusia memang wajib berusaha, dan mempelajari ilmu yang sebenarnya sudah diberikan Allah.
Tips menggunakan KB Kalender ini bisa dilakukan, ketika tubuh wanita/istri memang sudah tidak bisa menerima KB hormonal, atau masih selalu was-was atau takut memakai IUD. Mengingat sebenarnya penggunaan KB Hormonal itu pun harus di beri jarak, artinya harus berhenti sejenak, untuk memberi kesempatan tubuh normal kembali. Terlepas dari efek samping KB hormonal, KB Kalender ini bagi saya saat ini adalah yang paling nyaman. Kalaupun toh nanti masih ada momongn lagi, ya,.. pasrah.... Intinya usaha telah dilakukan, selanjutnya kehendak Allah lah yang Maha Kuasa.
Padaakhirnya saya hanya bisa memberikan sedikit info ini kepada pembaca, selanjutnya silahkan bisa dicari info lagi yang lebih mantap. Untuk menentukan pilihan anda.
terimakasih sudah membaca tulisan saya. Kiranya sudi pembaca menginfokan kepada teman, saudara, kerabat atas info ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar