Senin, 17 November 2014

Pembalut dan Kanker Serviks...

Kanker Serviks.............
Mendengarnya saja sudah membuat ngeri, apa lagi sampai mengalami....
Semoga saja kita terhindar dari penyakit ini.

Menurut informasi yang saya dapatkan kanker ini menduduki ringking tertinggi bagi wanita. Artinya banyak sekali wanita yang di vonis mempunyai penyakit ini. Artis aja banyak....

Sebenarnya kanker ini bisa terdeteksi sejak awal, jika saja pola kebersihan, pola makan dan pola hidup sehat kita terjaga. Tanda-tanda tidak wajar, seperti mengalami keputihan yang menimbulkan bau tak sedap, berwarna, sangat perlu kita waspadai dan tentunya bisa dijadikan alasan kuat untuk segera melakukan pemeriksaan.
#biasanya kalau tidak sakit, tidak ada keluhan kita akan malas untuk melakukan pemeriksaan.

Kesehatan dan kebersihan alat kelamin wanita hendaknya mulai diperhatikan sejak dini. Sejak kecil, anak perempuan kita harus sudah kita ajari bagaimana cara membersihkan kelaminnya dengan benar. Contohnya saja cara cebok, sehabis BAK atau BAB. Harusnya arah membersihkannya dari depan ke belakang, bukan sebaliknya. Karena hal ini akan membawa kuman yang berasal dari dubur ke depan, dan bisa jadi akan masuk ke lubang kemaluan.

Menginjak usia remaja, ketika anak perempuan kita sudah mengalami menstruasi, sebaiknya ajari memilih dan menggunakan pembalut yang aman dan benar. Karena kebanyakan pembalut yang dijual di pasaran berasal dari bahan daur ulang dan menggunakan obat atau zat kimia, seperti pemutih. Biasanya cirinya harganya murah.

Tips menggunakan pembalut :

1. Gunakanlah pembalut ini dalam rentang waktu tidak lebih dari dua jam.
2. Atau bisa kita siasati dengan menggunakan dobel CD, dengan maksud pembalut ini tidak langsung menyentuh kulit atau nempel pada kemaluan.
3. Atau bisa membeli pembalut yang harganya lebih mahal, karena bahan yang digunakan biasanya lebih aman.
4. Atau menggunakan cara lama, seperti memakai tampon atau orang menyebutnya pelana kuda. Ini malah lebih aman.

Sedangkan bagi pasangan suami istri, di samping cara-cara di atas, hendaknya keduanya menjaga kebersihan organ intimnya. Membersihkannya sebelum dan sesudah melakukan hubungan suami istri, menjadi sebuah kewajiban bagi keduanya. Karena biasanya malas, atau mandinya jam 5 sore ketemu nya masih nanti jam 11 malam, rentang waktu ini bisa dimungkinkan kondisi kebersihannya diragukan. Maka sediakan waktu untuk bersih-bersih terlebih dahulu.

Di samping itu perlu melakukan Pap Smear minimal setahun sekali bagi istri. Hal ini mampu mendeteksi lebih dini keberadaan sel kanker. Sehingga penanganannya pun akan lebih mudah.
untuk bagaimana caranya atau prosedurnya bisa ditanyakan kepada para ahli.

Para ahli juga menyatakan ada rekomendasi baru untuk pap smear, yang dibedakan menurut kelompok usia dan riwayat kesehatan. Di antaranya:

1. Perempuan antara usia 21-65 tahun dapat memperpanjang skrining kanker serviks-nya setiap 5 tahun jika menjalani tes human papilloma virus (HPV) pada saat yang sama seperti pap smear. Infeksi HPV adalah salah satu penyebab utama kanker serviks.

2. Perempuan yang usianya melebihi 65 tahun dan pernah melakukan skrining sebelumnya dan dinyatakan tidak berisiko tinggi dan tidak perlu lagi melakukan pap smear.

3. Perempuan di bawah usia 30 tahun tidak boleh menjalani tes HPV. Karena infeksi sangat lazim pada perempuan usia muda tapi bisa sembuh tanpa harus diobati.

4. Perempuan yang telah menjalani histerektomi dengan pengangkatan leher rahim dan yang tidak memiliki riwayat kanker serviks atau prakanker tidak perlu diskrining, karena risiko yang terkait dengan skrining lebih besar daripada manfaatnya.


Masih banyak info seputar Kanker Servik ini, saya hanya punya sedikit, tapi semoga bermanfaat.
Yuks mulai membekali anak-anak kita dengan info sehat seperti ini, demi kesehatan dan kwalitas hidup yang lebih baik.


Sabtu, 15 November 2014

Rp. 50,-

"Jreng...jreng....jreng..."
"Tombo ati... iku ana 5 perkoro......" bla bla bla....

Itulah syair pengamen yang selalu dilantunkan setiap kali mampir didepan rumah, dan dengan antusias Ismail mencari recehan untuk diberikan kepada pengamen.
Saya selalu memperhatikan pengamen ini, selalu saja ketika mampir di depan rumah lagu yang di nyanyikan lagu-lagu religi,
Yang menjadi mengherankan dan sedikit kesal, dia selalu melewatkan rumah sebelah, tanpa pernah menghampirinya.

Terkadang kami kesulitan menemukan recehan untuk memberikannya kepada pengamen, karena seringnya recehan selalu masuk dalam celengan Ismail. Al hasil kadang hanya ditemukan recehan Rp. 200,- atau Rp. 100,-. Biasanya pengamen akan ngrundel dan ngomel sedikit, Tapi mau dikata apa....

Namun menurut saya pengamen itu enak cari uangnya, hanya sekedar jrang jreng saja serumah mereka bisa mendapatkan uang recehan minimal Rp. 500,-. Coba dikalikan dengan sejumlah rumah se RT saja sudah berapa??? Kalau yang dilewati 10 rumah saja sudah dapat Rp. 5000. Dan dalam sehari mereka bisa mendapatkan lebih banyak.

Coba sekarang kita bandingkan dengan pengusaha foto copy an. Selembar foto copy an seharga Rp. 150 rupiah. Diawal usahanya membutuhkan modal yang tidak sedikit, modal mesin Foto Copy an sudah berapa jut, kertas, tenaga, listrik dan lain sebagainya. Artinya memang usaha ini membutuhkan ketelatenan dan keuletan untuk mendapatkan hasil yang memadai, sebanding atau bahkan menghasilkan keuntungan yang besar bagi mereka.
Intinya mereka mengumpulkan Rp, 150.- per transaksinya.

Coba kalau pengamen Rp, 500,-.....

Masih enakan pengamen khan???
Selisih yang didapatkan berapa coba????


Sekarang.... bagi para penjual pulsa. Modal mereka juga tidak sedikit, Hp, Deposit, waktu, tenaga, dll.... Setiap transaksi mereka mendapatkan Rp. 1000 itu paling banyak.
Namun kalau mereka menjadi BOS, atau yang punya Dowlen mereka hanya mendapatkan keuntungngan Rp. 50,- setiap transaksi.
Bagi yang baru mencoba usaha ini tentunya akan merasa " ah untungnya kecil sekali..." Seperti ngumpulin recehan terkecil serupuah demi serupiah.

Untuk mendapatkan komisi Rp. 500, mereka harus mendapatkan proses transaksi sekitar 10 kali.
Kalau pengamen?? Rp. 500,- bisa didapatkan dari jreng-jreng di depan satu rumah...
Masih enak pengamen khan...?

Betapa berharganya rupiah demi rupiah yang kita kumpulkan, sehingga menjadi sangat berharga sekali jenis usaha apakah yang akan kita geluti.

Hal ini membuat saya sedikit tidak begitu respon dengan para pengamen, atau bahkan para peminta-minta dijalanan, Terlebih kalau melihat postur tubuh mereka yang keker dan sehat, bugar.
Ibaratnya demi Rp. 500 saja harus mendapatkan 10 transaksi, atau untuk mendapatkan Rp. 500,- harus meng copy 3-4 lembar kertas foto copy an.

Bagaimana dengan pengamen????

Hehehehe..... itu menurut saya, bagaimana dengan anda???

Rabu, 12 November 2014

Rempong: KB Kalender

Rempong: KB Kalender: Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana bisa cepat hamil, dan bagaimana cara menjaga jarak kehamilan. Bagaimana bisa punya anak laki-la...

KB Kalender

Banyak yang bertanya kepada saya, bagaimana bisa cepat hamil, dan bagaimana cara menjaga jarak kehamilan. Bagaimana bisa punya anak laki-laki atau perempuan.
Biasanya saya akan memulai menanyakan apakah jadwal menstruasinya teratur atau tidak, kalau teratur akan mudah menghitungnya, tapi kalau jadwal mens nya kacau ya... saya sendiri tidak tau harus bagaimana.

Berawal dari pengalaman bagaimana tidak nyamannya mempunyai anak lebih dari 3....*hehe. Namun tidak bisa berbuat banyak ketika alat kontrasepsi mengganggu kehidupan rumah tangga. Bertekad untuk belajar memahami bahasa tubuh, maka saya banyak baca buku (judulnya lupa) dan juga cari info ke mbah Google. Al hasil saya mendapatkan banyak ilmu, salah satunya bagaimana cara menghitung masa subur kita para kaum wanita melalui KB Kalender.

Awalnya merasa pesimis, namun, saya selalu berdoa, semoga pilihan saya kali ini bisa benar-benar terbukti. Saya mulai menggunakan KB Kalender 3 tahun yang lalu, meski kemudian saya masih tetep harus hamil kembali, namun pengalaman meneteksi masa subur saat itu bisa saya jadikan pelajaran.
Memang ketika lepas alat kontrasepsi suntik 3 bulanan, saya mengalami menstruasi yang sangat panjang dan hampir saja mengalami anemia berat. Saya jadi kesulitan menghitung masa subur saya, sehingga kehamilan ke 4 pun terjadi. Setelah melahirkan anak ke 4 saya masih memberanikan diri untuk tidak ber KB hormonal, karena merasa memang tidak cocok. Sehingga mulailah saya belajar kembali bagaimana memahami bahasa tubuh saya, memahami anugrah imu yang diberikan Allah, meski selalu was-was, takut kalau akan hamil lagi.
Dari yang saya baca dan saya teliti sendiri, memang tubuh kita sebenarnya sudah mempunyai sinyal, ketika masa-masa subur itu terjadi.

KB Kalender
Siklus Menstruasinya 7 hari atau normal setiap bulannya selalu mens, dengan jarak hari tertentu, 28,29,30 atau 31 masa yang paling lama
Perhitungannya adalah ketika hari pertama kita menstruasi itu kita anggap sebagai tanggal 1 sampai hari ke 7 atau tanggal 7 ketika mens selesai. Kemudian hari selanjutnya yaitu tanggal 8,9,10 merupakan masa kering, dimana masa ini lendir servik belum bisa terdeteksi. Pada masa ini pasangan suami istri bisa melakukan hubungan dengan aman, meski tanpa pengaman apapun, Dan kemungkinan terjadinya pembuahan kecil sekali.

Kemudian ketika tanggal 11- 17 ini memasuki masa subur namun masa puncak kesuburan terjadi pada tanggal 14, hal ini bisa dikuatkan dengan pengecekan lendir servik yang biasa didapati kaum hawa, ciri launnya, jika lendir ini direntangkan maka akan susah putus, warnanya seperti putih telur.
Pada masa subur ini bagi yang menghendaki kehamilan sangat disarankan melakukan hubungan suami istri, namun bagi yang tidak menghendaki harus puasa seks. Kalau pun memang menghendaki, maka lakukan hubungan dengan pengaman. Biasanya pada masa subur ini gairah seks akan meningkat *.

Pada masa subur ini jika terjadi pembuahan kemungkinan bayi yang akan lahir perempuan, namun ketika pada tanggal 14 atau masa puncaknya, maka bayi yang lahir laki-laki. *teorinya begitu..
Adapun pada tanggal selanjutnya 18 sampai menjelang menstruasi bulan selanjutnya disebut masa kering. Sama seperti pada awal masa kering setelah selesai menstruasi, pada masa ini hubungan yang terjadi tidak akan menghasilkan pembuahan. Jadi aman-aman saja jika melakukan hubungan suami istri tanpa pengaman, tentunya bagi yang tidak menghendaki kehamilan.

Untuk lebih sukses KB sistem ini, para istri sangat membutuhkan dukungan dari suami. Baik yang menghendaki kehamilan maupun yang tidak menghendakinya. Kerjasama keduanya akan menghasilkan kebahagiaan.....
Terlepas bahwa semua itu adalah kehendak Allah, kita sebagai manusia memang wajib berusaha, dan mempelajari ilmu yang sebenarnya sudah diberikan Allah.

Tips menggunakan KB Kalender ini bisa dilakukan, ketika tubuh wanita/istri memang sudah tidak bisa menerima KB hormonal, atau masih selalu was-was atau takut memakai IUD. Mengingat sebenarnya penggunaan KB Hormonal itu pun harus di beri jarak, artinya harus berhenti sejenak, untuk memberi kesempatan tubuh normal kembali. Terlepas dari efek samping KB hormonal, KB Kalender ini bagi saya saat ini adalah yang paling nyaman. Kalaupun toh nanti masih ada momongn lagi, ya,.. pasrah.... Intinya usaha telah dilakukan, selanjutnya kehendak Allah lah yang Maha Kuasa.

Padaakhirnya saya hanya bisa memberikan sedikit info ini kepada pembaca, selanjutnya silahkan bisa dicari info lagi yang lebih mantap. Untuk menentukan pilihan anda.
terimakasih sudah membaca tulisan saya. Kiranya sudi pembaca menginfokan kepada teman, saudara, kerabat atas info ini.